Sabtu, 18 Juni 2016

Berbagi ilmu Teknologi: Cara Instal Laptop

Berbagi ilmu Teknologi: Cara Instal Laptop: Cara Instal Laptop- apakah anda pemilik laptop baru? tau gak cara instal laptop yang benar. saya sendiri baru tau cara instal laptop setel...

Sabtu, 30 April 2016

KARYA ILMIAH

PENDIDIK BEPERAN PENTING DALAM MEMBANGUN    REVOLUSI MENTAL BAGI PESERTA DIDIK

       Pendahuluan
Revolusi Mental belakangan ini menjadi permasalahan yang menarik perhatian banyak pihak hingga mengundang pro dan kontra, termasuk dalam lomba guru berprestasi tingkat kabupaten karawang pun, karya ilmiahnya mengambil tema dengan latar belakang Revolusi Mental. Penulis berpendapat bahwa Mentalitas berkaitan dengan cara berpikir praktis yang sudah menjadi budaya, atau kebiasaan berpikir. Dan suatu kebiasaan, budaya, atau etos pada umumnya terbentuk karna adanya pembiasaan karakter. Oleh karena itu mentalitas dapat diubah, dengan cara melakukan perubahan kebiasaan.
Kita tahu bahwa di era reformasi, indonesia mengalami keterpurukan politik dan ekonomi yang menyebabkan adanya pergeseran nilai budaya dan moral bangsa, dimana bangsa telah kehilangan akar budaya bangsanya sendiri dan cenderung mengadopsi budaya asing serta mengedepankan kehidupan materialistis. Hal tersebut berdampak hingga saat ini terhadap perkembangan mental peserta didik telah mengalami krisis moral dan pergeseran  nilai budaya.
Kondisi peserta didik saat ini sangat memprihatinkan dan butuh perhatian khusus dari para pendidik, tenaga kependidikan dan umumnya dari pemerintah, politisi maupun unsur masyarakat lainnya. Krisis moral dan nilai budaya peserta didik yang terjadi saat ini, seperti ; perkelahian antar pelajar, pergaulan bebas, pesta narkoba, prostitusi pelajar baik dilakukan langsung ataupun secara online, pornografi, pemalakan, bolos sekolah,  sedangkan krisis nilai budaya, seperti : model rambut dicat warna-warni, peserta didik laki-laki pake anting di telinga  dan lidah begitu juga peserta wanitanya, bagian tubuh tertentu bertato,  malas belajar di rumah lebih suka bermain gaget,  membentuk kelompok kecil / gank, tidak mengindahkan tatakrama dan sopan santun, egois terhadap lingkungan, materialistis dan lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka  diperlukan pembangunan revolusi mental dalam dunia pendidikan.
Sebagai pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi yang profesional dan bermartabat harus mampu menjadi penggerak paling depan untuk melakukan pembangunan revolusi mental dan contoh yang terbaik bagi peserta didiknya.
Batasan dan Rumusan Masalah
Sesuai dengan tema dalam karya ilmiah lomba guru berprestasi ini, maka dalam pembahasan tentang Revolusi Mental akan penulis batasi pada pokok bahasan masalah revolusi mental dalam dunia pendidikan, agar pembahasan masalah tidak meluas atau terlalu melebar ke bahasan revolusi mental secara global menyangkut bangsa dan negara.
Rumusan masalah dengan tema tersebut diatas adalah ” Mengapa Pendidik berperan penting dalam revolusi mental bagi peserta didik menuju generasi emas 2045 ?

        Kajian Teoritik
Mengutip dari Govermen Publik Relations (GPR) Report, (edisi 5 juli 2015 : 20) tentang makna revolusi mental, konsep revolusi mental, dan tujuan revolusi mental, sebagai berikut :
Makna Revolusi Mental
·        Revolusi mental merupakan suatu gerakan seluruh masyarakat (pemerintah & rakyat) dengan cara yang cepat untuk mengngkat kembali nilai – nilai strategis yang diperlukan oleh bangsa dan negara untuk mampu menciptakan ketertiban dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat memenangkan persaingan diera globalisasi.
·        Revolusi mental dapat diartikan juga sebagai gerakan mengubah cara pandang, pikiran, sikap dan perilaku setiap orang untuk berorientasi pada kemajuan dan kemodernan sehingga indonesia menjadi bangsa yang besar dan mampu berkompetesi dengan bangsa – bangsa di dunia.

Konsep Revolusi Mental
·        Sebagai suatu bentuk strategi kebudayaan yang memberi arah bagi terciptanya kemaslahatan hidup berbangsa dan bernegara, basis ideologis revolusi mental adalah Pancasila, dengan tiga prinsip dasar Trisakti; Berdaulat secara politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan.
·        Itu berarti, upaya perbaikan karakter bangsa yang melalui revolusi mental sejak awal mempunyai koridor yang jelas.
Tujuan Revolusi Mental
·        Mengubah cara pandang,pikir sikap, perilaku dan cara kerjayang berorientasi pada kemajuan dan kemodernan sehingga indonesia menjadi bangsa besar dan mampu berkompetesi dengan bangsa -  bangsa lain di dunia.
·        Membangkitkan kesadaran dan membangun sikap optimistik dalam menatap masa depan indonesia sebagai negaradengan kekuatan besar untuk berprestasi tinggi, produktif dan berpotensi menjadi bangsa maju dan modern dengan pondasi tiga pilar trisakti.
·        Mewujudkan indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian yang kuat melalui pembentukan manusia indonesia baru yang unggul mengedepankan nilai-nilai integritas, kerja keras dan semangat gotong royong.
Tiga Nilai Revolusi Mental
·        Integritas, sikap ; jujur, dipercaya, berkarakter, dan tanggung jawab.
·        Kerja Keras, sikap ; etos kerja, daya saing, optimis, inovatif, dan produktif.
·        Gotong Royong, sikap ; kerja sama, solidaritas, komunal, dan berorientasi pada kemaslahatan.
         Pembahasan Masalah
Pembangunan mental peserta didik merupakan sebuah dimensi yang sangat penting dalam pembangunan nasional. Tetapi pembangunan mental peserta didik  janganlah berpandangan pada opini-opini yang keliru tentang watak dan budaya bangsa Indonesia. Kita tahu bahwa Bangsa Indonesia bukanlah  bangsa pemalas belajar dan tidak mengenal budaya. Hal ini Sejarah telah menunjukkan bahwa banyak prestasi yang diraih dan membanggakan dari segenap  pelajar Indonesia dan tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini kita menyaksikan permasalahan mental dan etos kerja Guru Berprestasi.
Untuk menghadapi permasalahan tersebut, kita perlu melakukan diagnosis secara cermat dan tepat, lalu melakukan upaya-upaya perbaikan secara tepat pula. Kita sebagai pendidik dan tenaga kependidikan perlu menghindari langkah-langkah yang diskriminatif, atau pendekatan-pendekatan yang mengkambing-hitamkan pihak atau golongan tertentu. Saling-menyalahkan tidak akan menghasilkan perbaikan mental peserta didik yang nyata dan berarti. Revolusi mental bagi peserta didik membutuhkan refleksi dan introspeksi pada berbagai unsur masyarakat, golongan ataupun profesi. Upaya-upaya perbaikan mental dan etos kerja perlu dilakukan oleh setiap unsur masyarakat, golongan dan profesi. Hanya dengan cara demikianlah kita bisa membangun bangsa dan negara dalam hal ini adalah peserta didik dan sekolah sebagai ruang hidup bersama yang lebih baik, dan menjadi pilar bagi pencitraan guru dan pelajar  Indonesia di dunia pendidikan dimata internasional.
Pembangunan nasional di bidang pendidikan adalah upaya demi mencerdaskan kehidupan bangsa, dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur.   Sebagai upaya mewujudkan pembangunan di bidang pendidikan seiring dengan program pemerintah yaitu revolusi mental antara lain diperlukan peningkatan sumber daya manusia yang terlibat dalam proses belajar mengajar, dalam hal ini guru dan peserta didik. Sebagai pendidik, guru harus selalu berusaha meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam memberikan materi dan pengelolaan belajar mengajar. Sedangkan siswa berusaha memahami materi dengan baik sehingga dapat menyelesaikan tugas dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan dalam usaha revolusi mental, peserta didik harus berusaha menumbuhkan ajaran – ajaran yang diperoleh disekolah agar dapat diterapkan dalam praktek hidup dilingkunganya. Pendidik perlu memberikan banyak contoh yang relevan, analisis kasus dan simulasi di kelas. Contoh yang relevan, analisis kasus dan simulasi akan membantu peserta didik untuk mendapatkan contoh  penting pemahaman tanpa kehilangan konsep abstrak pada realitas hidupnya.  Pendidik sering melupakan metode – metode memberikan praktek yang mengajak peserta didik berpikir, sebab pendidik disibukan harus memenuhi tuntutan target materi yang harus tersampaikan dalam tiap pertemuan yang sudah dirancang oleh pemerintah dalam kurikulum yaitu silabus mata pelajaran dan guru merancang   rencana   pembelajaran  untuk  tiap  pertemuan  kelas dan juga kadang disibukan mengurusi persyaratan kenaikan pangkat dan golongan bagi PNS.
Berbagai usaha pembaharuan kurikulum, perbaikan sistem pengajaran, peningkatan kualitas kemampuan guru, dan lain sebagainya, merupakan suatu upaya kearah peningkatan mutu pembelajaran. Banyak hal yang dapat ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut, salah satunya adalah bagaimana cara menciptakan suasana belajar yang baik, mengetahui kebiasaan dan kesenangan belajar siswa agar siswa bergairah dan berkembang sepenuhnya selama proses belajar berlangsung. Untuk itu seharusnya guru mencari informasi tentang kondisi mana yang dapat meningkatkan pembelajaran di kelas pada sekolahnya.

Kesimpulan dan saran
Kesimpulan
Pendidikan dalam revolusi mental adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan  suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dalam masyarakat, bangsa dan negara.
Pendidik dalam usaha membangun revolusi mental bagi peserta didik, dan peserta didik harus berusaha menumbuhkan ajaran – ajaran yang diperoleh disekolah agar dapat diterapkan dalam praktek hidup dilingkunganya.
Saran – saran

Untuk pemerintah, para politisi, unsur masyarakat, keluarga dan khusunya pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi yang profesional dan bermartabat harus mampu menjadi penggerak paling depan untuk melakukan pembangunan revolusi mental dan menjadi contoh yang terbaik bagi peserta didiknya. 

Senin, 30 November 2015

LATIHAN SOAL  MATEMATIKA KELAS 7
ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2015/2016

Pilih salah satu jawaban yang dianggap benar !

1.      Suhu sebuah Kulkas mula – mula 4⁰c kemudian suhunya diturunkan menjadi -6⁰c. maka suhu kulkas sekarang adalah…… ⁰c.
A. -10               B. -6                 C. -4                 D. -2
2.      Hasil dari  -8 + 6 – 2 =………
A. 0                  B. -4                 C. -12               D. -16
3.      Hasil dari  -2 x 46 x (-5) = …….
A. -46               B. -460             C. 46                D. 460
4.      Yang merupakan factor – factor dari 12 adalah…
A. 1,2,3,4,5,6     B. 1,2,3,4,5,6,12        C. 1,2,3,4,6,12             D. 1,2,3,6,8,12
5.      KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari 6 dan 8 adalah….
A. 12                B. 18                C. 24                D. 36
6.      FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari 12 dan 18 adalah…..
A. 2                  B.4                   C. 6                  D. 12
7.      Hasil dari  2³ + 7² =…….
A. 9                  B. 13                C. 55                D. 57
8.      Bentuk sederhana dari  ( 8⁴)⁶ = ……
A. 8²                 B. 8ⁱ⁰                C. 8²⁴               D. 8⁴⁶
9.      Arjuna berhasil menjawab dengan benar 28 soal, salah 8 soal dan tidak dijawab 4 soal. Bila setiap soal yang dijawab benar diberi nilai 4, soal yang dijawab salah diberi nilai -3 dan soal yang tidak dijawab diberi nilai -1.  Maka  nilai yang diperoleh Arjuna adalah…
A. 72                B. 84                C. 96                D. 112
10.  Hasil dari  75,4 – 3,82 = …….
A. 71,58           B. 71,62           C. 71,82           D. 71,86
11.  Hasil dari  ³√27 + √64 = ……
A. 11                B. 17                C. 35                D. 91
       12.                                 Daerah arsiran pada gambar disamping , menunjukan pecahan……
A.      3/5        B. 3/8              C. 5/8              D. 8/3
 



13.  Bentuk baku dari 3.448.000 adalah …… ( dibulatkan 2 tempat decimal )
A. 3,44 x 10³                B. 3,44 x 10⁶                C. 3,45 x 10³                D. 3,45 x 10⁶
14.  6a³b² : 15ab = …
A. 2/5 a2b                    B. 2/4 ab                     C. 1/9 a2b                    D. 3/5 a2b
15.  Pecahan yang senilai dengan pecahan 1⅘ adalah…..
A. 18/10                      B. 12/10                      C. 10/5                                    D. 8/5
16.  Pecahan 3/5, 5/8, ¾ bila disusun dengan urutan dari terbesar ke terkecil adalah…
A. ¾, 3/5, 5/8              B. ¾, 5/8, 3/5              C. 5/8, 3/5, ¾              D. 3/5, 5/8, ¾
17.  Bentuk sederhana dari pecahan 84/126 adalah….
A. ½                 B. 2/3              C. ¾                 D. 4/5
18.  Bentuk decimal dari pecahan 3/8 adalah…
A. 0,363           B. 0,375           C. 0,385           D. 0,395
19.  Hasil dari 1 ¼ + 3 5/6 = ….
A. 4 1/12          B. 4 5/12          C. 5 1/12          D. 5 5/12
20.  Hasil dari  2/9 x 1 7/8 = …
A. 1/12                        B. 5/12                        C. 7/12                        D. 11/12
21.  Hasil dari 1 2/7 : 3 3/5 = …
A. 9∕14             B. 5/14                        C. 3/14                        D. 1/14
22.  17 menit = … jam
A. 17/120        B. 17/100        C. 17/60          D.17/30
23.  Pecahan ¼ bentuk persennya adalah…
A. 4%               B. 10%             C. 20%             D. 25%
24.  Jumlah siswa kelas 7A adalah 40 siswa, pada tanggal 30 November 2015 tidak hadir 6 orang siswa maka prosentasi kehadiran kelas 7A adalah…
A. 10%             B. 15%             C. 20%             D. 85%
25.  Koefisien x pada 3x2 – 5x + 7 adalah …
A. – 5               B. 3                  C. 5                  D. 7
26.  Bentuk sederhana dari – 8a + 5b + 2a – 3b = …
A. – 6a + 2b                 B. – 6a – 2a                 C. – 10a + 2b               D. – 10a – 2a
27.  Hasil dari – 2x (x – 8 ) = …
A. – 2x – 10                 B. – 2x + 10                 C. – 2x2 – 16x              D. – 2x2 + 16x
28.  Hasil dari ( 3y + 4 ) ( 2y – 5 ) = …
A. 5y2 + 7y – 20           B. 5y2 + 12x + 9           C. 6y2 + 7y – 20           D. 6y2 – 7y – 20
29.  Hasil dari ( 2x + 3 )2 = …
A. 4x2 + 6x + 9             B. 4x2 + 12x + 9           C. 2x2 + 6x + 6             D. 2x2 + 12x + 6          
30.  Yang merupakan Persamaan Linear Satu Variable (PLSV) adalah ….
A. 3a + 4b = 12                        B. 3a + 5 < 13              C. 3a2 – 7a = - 2          D. 4a – 3 = 3a + 11
31.  Justin membeli 5 pasang sepatu dan 2 pasang sandal. Budi harus membayar Rp.300.000,- bila harga sepasang sepatu = x dan harga sepasang sandal = y, model matematika yang sesuai dengan pernyataan diatas adalah…
A. 2x + 5y = 300.000,-             B. 5x – 2y = 300.000,-
C. 6x + 3y = 300.000,-             D. 5x + 2y = 300.000,-
32.  Penyelesaian  dari 3x – 5 = 40 adalah….
A. x = 8                                    B. x = 10                      C. x = 15                      D. x = 16
33.  Himpunan Penyelesaian dari 5y – 4 = 2y + 8 adalah ….
A. {2}               B. {3}               C. {4}               D. {5}
34.  Himpunan penyelesaian dari persamaan 6x – 4 = 4x + 8 adalah ….
A. {-6}              B. {5}               C. {6}               D. {8}
35.  Pernyataan berikut yang benar adalah …
A. – 5 > - 7       B. – 6 > - 4       C. 0 < - 10        D. 3 < - 9
36.  Kecepatan rata – rata sebuah mobil yang menempuh jarak 300 km dalam 6 jam adalah…
A. 23 km/jam              B. 30 km/jam              C. 50 km/jam              D. 306 km/jam
37.  Apabila 1 cm mewakili 3 km, maka skalanya adalah ….
A. 1 : 300.000              B. 1 : 3.000                  C. 1 : 300                     D. 1 : 30
38.  Pada akhir tahun 2015 gaji Aldo  sebagai karyawan PT. Cireng Rp.1.200.000,- per bulan. Mulai tahun 2016 yang akan datang gajinya dinaikkan 5%. Berapakah besar gaji baru Aldo ?
A. Rp. 1.260.000,-       B. Rp.1.800.000,-        C. Rp.1.860.000,-        D.Rp.1.280.000,-
39.   Ibu Rani membeli beras 10 kg dengan harga Rp.50.000,- kemudian beras tersebut dijual kembali dengan harga Rp.6.500,- per kg. maka besar untung atau rugi dari penjualan beras tersebut adalah…..
A. Rugi Rp. 15.000,-                C. untung Rp. 15.000,-
B. Rugi Rp. 10.000,-                C. untung Rp. 10.000,-
40.  Upin membeli sepatu Adidas dengan harga Rp. 1000.000,- kemudian dijual lagi dengan harga Rp.1.500.000,- maka persentase keuntungan yang didapat Upin adalah …..
A. 25%             B. 30%             C. 50%             D. 60%


Sabtu, 12 September 2015

Sabar membuat dewasa

Met pagi kawan....
Met menikmati liburan minggu dirumah yaa... smg sehat sll.
Kadang Cinta tak seindah yg kau mimpikan, Cinta tanpa masalah dan pertengkaran itu hanya ada dalam dunia dongeng... percayalah. heheee
coba siapa yg lum pernah bertengkar sm sang kekasihnya ?
Saat kamu terpuruk oleh masalah, Tuhan ingin kamu belajar bangkit lewat masalah. Belajar kuat, belajar sabar, belajar lebih dewasa.
Dalam menyelesaikan masalah, di situ akan terbuktinya akhlak sebenarnya seseorang individu dalam mengawali mengenal dirinya. Marah atau sabar. Air atau api ?
Sabar dalam menjalani hidup dan sabar dalam menyelesaikan masalah merupakan langkah pendewasaan diri kamu.
Jadikan sabar sebagai 'penolong'. Seringkali ketika kita sabar & ikhlas terhadap suatu masalah, solusipun hadir seketika bukan dengan emosi dan egois hati tetapi dengan berpikir positif.
Kita dewasa karena masalah..... dan masalah dlm hidup kitalah yg mengajari kita utk dewasa, bukan cinta dan uang maupun harta. yah masalah yang membuat kita dewasa, lebih kuat dan lebih sabar lagi......................!?
“Wahai orang-orang yang beriman mintalah pertolongan melalui Sabar dan Shalat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Dan benar-benar akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, dan kekurangan buah-buahan, dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar, (yaitu) yang apabila mereka tertimpa musibah mereka mengatakan “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali”(Q.S. Al-Baqarah: 155-156)